Follow by Email

Jumat, 30 Desember 2011

Sebuah ikatan. persahabatan dan Cinta yang terpendam.

  Langit begitu cerah,pagi itu suasana di sebuah smp negeri di pinggiran kota bandung tengah ramai,.acara MOS,(masa orientasi siswa sedang berlangsung). begitu pula dengan Smpn 31 Bandung, semua siswa/siswi sedang mengikuti kegiatan tersebut. ketika kepala sekolah sedang berpidato, mengenai kegiatan mos dan perkenalan lingkungan sekolah, aku berdiri di lapang yang sedang dipenuhi oleh para calon murid baru Smp ini.
  kuperhatikan di sekelilingku orang -orang yang tidak kukenal yang kelak akan menjadi teman baruku di sekolah ini. hatiku berkata" Sekolah baru , Pengalaman baru, dan teman baru,,,, ya di sinilah kehidupanku sekarang........".


  Kepala Sekolah pun ,usai berpidato. beliaupun mengumumkan pembagian kelas, setiap murid bisa mengetahui dimana namanya terdaftar, dengan melihat daftar absen yang dipajang di pintu setiap kelas. aku bergegas berjalan mencari namaku, sampai akhirnya, kutemukan sekilas nama indra, akupun masuk ke kelas itu. setelah aku masuk ,para anggota osis pun mulai mengabsen, namun apa yang terjadi?, ketika nama indra di panggil ternyata ada siswa lain yang mengacungkan tangan, astaga aku keliru ternyata aku salah masuk kelas, di kelas itu seharusnya indera bukan indra, mengetahui kekeliruanku ,akupun bergegas ke luar kelas itu dengan wajah yang memerah karena malu. Aku berjalan di koridor sampai akhirnya di kelas paling pojok kutemukan namaku, yakni Indra sujana jatnika, setelah megetuk pintu akupun masuk  dan segera mencari tempat duduk. ketika aku itu sedang diadakan permainan kecil-kecilan oleh para senior,,akupun mengikuti permainan tersebut dengan penuh sukacita. setelah permainan usai akupun berkenalan dengan beberapa siswa, yaitu dengan ,nandar, rizki, helmi ,dinda dan nina......., setelah aku berkenalan dengan mereka, kulihat di bangku pojok dipinggir pintu kelas . seorang siswi yang cantik , siapahkah dia?,,,,,,, . setelah pengabsenan dimulai Aku baru tahu namanya adalah......, Rina mega sari.sejak saat itu aku selalu memerhatikanya meski aku sendiri tidak tau apakah yang sedang kurasakan.
    6 bulan berlalu dengan begitu cepatnya, kini aku sudah berteman akrab dengan, Aji,gilang, Andro,eko,eki ,yudha ,arya dan supri. pada suatu ketika ,Aku ,gilang dan Andro sedang mencari kumbang untuk tugas biologi, kumbang tersebut akan diawetkan oleh kelompok kami. ketika aku sedang berjalan di pinggiran got, kita bertiga melihat cewe -cwe cantik siswi smpn 30 yang lewat di sebrang jalan, Aku pun melirik ke arah mereka , tanpa kusadari di depanku ada sebuah pohon besar, kontan saja ketika ku menoleh, aku menabrak pohon itu akupun jatuh tersungkur hampir saja masuk ke dalam got. melihat itu cewe cwe itu juga gilang dan andro tertawa geli, dan aku hanya bisa tersenyum karena malu......

   tidak terasa kenaikan kelas telah berlalu, kini aku duduk di kelas 2b, di kelas ini aku harus berpisah dengan sebagian teman -temanku di kelas satu, hanya aji saja yang kembali sekelas denganku. meski tidak sekelas lagi, setiap istirahat dan pulang sekolah aku selalu bersama dengan gilang, andro dan yang lainya, persahabatan kita masih tetap terjalin dengan eratnya. di kelas 2b pun aku berteman cukup akrab dengan evan dan andri, sedangkan dengan rina masih tetap bertemu karena akupun sekelas kembali dengannya.

   singkat saja tidak ada yang bisa aku ceritakan lagi ketika aku duduk di kls 2 smp, setelah aku naik ke kelas 3 , pembagian kelas kembali seperti semula, dengan begitu akupun sekelas lagi dengan gilang, andro dan yang lainnya.di kelas 3 e aku sebangku dengan eko, dari bangku ku aku selalu melihat rina tanpa ia sadari. mungkin di kelas 3 e lah mulai tumbuh beni-benih cinta, beberapa murid terjebak cinta lokasi, seperti eki yang diam -diam jatuh cinta kepada elitha, rendi yang menyukai dewi dan supri yang menaruh hati pada nur endah. begitu pula denganku aku sendiri sejujurnya jatuh cinta kepada rina.

pada suatu ketika di rumah supri , aku dan gilang sedang latihan seni tari, teman teman lainya belum pada datang, ibunya supri pun menjamu kami dengan ramahnya, ketika itu timbul ke isengan di benakku, sebuah gorengan yaitu bala bala aku celupkan ke dalam minuman sirup rasa jeruk, ketika akau melahapnya kontan saja aku berkata"buset rasana jadi tu puguh euy" sambil tertawa geli, begitu pula dengan supri dan gilang, ia tertawa geli melihat ke konyolanku.akhirnya ujian seni tari pun tiba, setelah tampilnya beberapa kelompok lain, kelompok akupun kini di panggil, aku sekelompok dengan, aji,gilang, andro, sepdi,eko dan supri. setelah menyusun posisi ,di iringi dengan dimulainya suara musik tradisional sunda kami pun mulai menari dengan tarian khas kami. dan Allhamdulillah kami tampil dengan cukup kompak dan baik.

   pernah satu hari yang tidak pernah bisa melupakannya yaitu di hari pelajaran fisika, saat itu ibu cahya sudah membagi murid-muridnya dengan berkelompok , aku sekelompok dengan aji ,andro sepdi dan eko. setelah presentasi dari beberapa kelompok dan sesi tanya jawab, kini giliran kelompokku yang tampil. kami pun tampil mempresentasikan materi fisika itu dengan cukup baik, kemudian di waktu sesi tanya jawab, rina mengacunkan tangan seraya bertanya kepadaku.kalau tidak salah ia bertanya mengenai gaya gerak beserta macam macam jenisnya. aku pun menjawab pertanyaanya dengan singkat dan jelas. setelah itu aku bertanya kepada kelompok lain apakah ada yang ingin bertanya lagi. namun entah mengapa lagi -lagi rina yang bertanya, lalu seisi kelas pun bersorak -sorak , menggoda aku , seolah-olah mereka melihat ada sesuatu diantara kami.jelas saja karena hal itu wajahku memerah karena malu.
   setelah pelajaran usai, sutrisno datang menghampiriku dan berkata,"ndra, si rina bogoheun ka maneh kumaha diterima teu?" tanyanya. " ah, maenya "
 jawabku." beneran, ndra , tingali si rina geus mah geulis, bodyna alus, bahenol deui bodo mun ku maneh tolak mah " katanya. " ehm, lainna si rina mah kabogohna si bani?" tanyaku. "geus putus da, pikir -pikir deui nya". setelah berkata begitu ia pun pergi meninggalkanku.

      semenjak itu aku selalu gugup dan salah tingkah apabila rina melihatku atau aku berpapasan denganya.namun aku tidak pernah mengungkapkan perasannku kepadanya, mungkin inilah kelemahanku. apalagi selama ini aku tidak tau cara menyatakan cinta yang romantis kepada cewe, karena aku belum pernah pacaran sama sekali, jadi ini adalah cinta pertama saya. hari demi hari aku memendam perasaanku yang amat mendalam kepada rina. dan ku rahasiakan kepada teman teman sekelasku.hanya gilang dan andro saja yang mengetahuinya.

   tidak terasa ujian akhir negara pun tiba,aku duduk dengan dipenuhi keteganggan. setelah ujian dimulai akupun berdoa terlebih dahulu agar diberi kelancaran dalam menjawab soal- soal ujian. ujian negara berlangsung selama 3 hari , sampai akhirnya pengumuman kelulusan pun di mulai . setiap murid akan mengetahui dirinya lulus ataukah tidak setelah tukang pos mengantarkan surat kelulusan ke rumah mereka masing -masing.aku berdiri di depan rumah menunggu datangnya pak pos, hatiku deg-deggan karena melihat berita d itv banyak yang tidak lulus, sampai akhirnya pak pos datang akupun menerima surat itu, kubuka pelan pelan amplop itu sampai akhirnya syukur allhamdulillah aku lulus. bergegas aku berjalan menuju rumah gilang, lalu aku bertanya kepadanya apakah dia lulus atau tidak. ternya diapun lulus begitu pula dengan teman -teman sekelasku yang lainnya.
    hari ini adalah hari kelulusan sekolah , akupun merayakanya dengan suka cita bersama teman -temanku di sekolah. diantara keramaian acara kelulusan sekolah diantara hembusan angin semilir pagi, aku berdiri di pinggir lapangan seraya memandangi seorang gadis cantik dan rupawan yang sedang tersenyum manis bersama kawan-kawanya. gadis itu adalah rina.hatiku berkata " rina mungkin ini terakhir kalinya aku melihatmu. sejujurnya selama ini aku mencintaimu, namum aku hanya bisa mengagumimu dan melihat wajahmu tanpa kau sadari. aku hanya bisa memandangimu dari jauh.  seandainya kamu tahu akan perasaanku apakah kamu akan menerima cintaku." di iringi dengan hembusan angin yang seolah olah menyampaikan suara hatiku untuk rina, seseorang menepuk bahuku, ia adalah gilang ia mengajak ku untuk pulang bersama karena acara kelulusan sudah berakhir . akupun pulang bersama dengan  teman karibku dengan membawa kenangan akan diri rina beserta cinta yang terpendam, lalu akupun berkata di dalam hati." rina ,mungkin saat ini aku tidak bisa mengatakanya kepadamu. namun aku percaya ,jika kita berjodoh kita akan bertemu kembali, dan saat itulah aku akan menggukapkanya kepadamu bahwa aku jatuh cinta padamu.





  


Tidak ada komentar: